Rabu, 10 Oktober 2012

Tentang Desain Grafis

desain grafis,
apasih desain grafis itu, dan bagaimana pekembangannya hingga sampai saat ini menjadi salah satu yang sangat populer?
hampir semua bidang di masa sekarang ini berhubungan dengan desain grafis, sebelum lebih jauh mari mengenal sejarah awal munculnya desain grafis ini.

Sejarah Desain Grafis
Pelacakan perjalanan sejarah desain grafis dapat ditelusuri dari jejak peninggalan
manusia dalam bentuk lambang-lambang grafis (sign & simbol) yang berwujud
gambar (pictograf) atau tulisan (ideograf). Gambar mendahului tulisan karena
gambar dianggap lebih bersifat langsung dan ekspresif, dengan dasar acuan alam
(flora, fauna,landscape dan lain-lain). Tulisan/ aksara merupakan hasil konversi
gambar, bentuk dan tata aturan komunikasinya lebih kompleks dibandingkan
gambar. Belum ada yang tahu pasti sejak kapan manusia memulai menggunakan
gambar sebagai media komunikasi. Manusia primitif sudah menggunakan coretan
gambar di dinding gua untuk kegiatan berburu binatang. Contohnya seperti yang
ditemukan di dinding gua Lascaux, Perancis.



Lambang/ aksara sebagai alat komunikasi diawali oleh bangsa Punesia (+ 1000
tahun SM), yang saat itu menggunakan bentuk 22 huruf. Kemudian disempurnakan
oleh bangsa Yunani (+ 400 tahun SM) antara lain dengan mengubah 5 huruf
menjadi huruf hidup. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil
menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru dalam sejarah Barat dengan
diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet Latin yang dibawa
dari Yunani. Pada awalnya bangsa Romawi menetapkan alfabet dari Yunani tersebut
menjadi 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X,
kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi
kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan
pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.
Ketika perguruan tinggi pertama kali berdiri di Eropa pada awal milenium kedua,
buku menjadi sebuah tuntutan kebutuhan yang sangat tinggi. Teknologi cetak
belum ditemukan pada masa itu, sehingga sebuah buku harus disalin dengan
tangan. Konon untuk penyalinan sebuah buku dapat memakan waktu
berbulan-bulan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan penyalinan berbagai buku
yang semakin meningkat serta untuk mempercepat kerja para penyalin (scribes),
maka lahirlah huruf Blackletter Script, berupa huruf kecil yang dibuat dengan
bentuk tipis-tebal dan ramping. Efisiensi dapat terpenuhi lewat bentuk huruf ini
karena ketipis-tebalannya dapat mempercepat kerja penulisan. Disamping itu,
dengan keuntungan bentuk yang indah dan ramping, huruf-huruf tersebut dapat
dituliskan dalam jumlah yang lebih banyak diatas satu halaman buku.
(dikutip http://eliskey.student.umm.ac.id/2011/09/22/sejarah-design-grafis/)

mungkin itu sejarah singkat awal mula desain grafis, namun sekarang desain grafis telah berkembang begitu pesat, untuk mengenal lebih jauh tentang desai grafis ini mari simak penjelasan desain grafis menurut om wiki sebagai berikut:

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer. (http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis)
 itu adalah sedikit penjelasan tentang desain grafis yg semoga bermanfaat, pada artikel kali ini saya sebagai penulis ingin menambahkan bahwa desain grafis juga bisa kita manfaatkan sebagai media penyampaian pesan positif. beberapa gambar dibawah ini adalah salah satu contoh pemanfaatannya yang dibuat oleh saya sendiri.


semoga artikel singkat ini bermanfaat, untuk contoh-contoh lain bisa dilihat di http://rmkartholic.deviantart.com




Rabu, 30 November 2011

Komputasi Awan


Komputasi awan, istilah baru dibidang teknologi informasi sedang ramai diperbincangkan, apakah Komputasi awan ini?
"Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan, sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain." ini adalah pengertian tentang apa yang dimaksud cloud komputing menurut wikipedia, mari kita bahas dengan sumber lain.
Cloud computing atau komputasi awan pasti memiliki keunggulan atau karakteristik tertentu, dan ada service tertentu yang membedakan dengan sistem  layanan lainnya, beberapa diantaranya:
  • Nantinya biaya start-up teknologi ini mungkin akan sangat murah atau tidak ada dan juga tidak ada investasi kapital.
  • Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
  • Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tampa adanya Penalty.
  • Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
  • Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.
ada tingkatan-tingkatan pengguna pada penggunaan komputasi awan ini, yaitu:
  • Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti  Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  • Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  • Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.
selain service yang ditawarkan, teknologi ini pasti memiliki resiko-resiko yang harus diterima oleh pengguna, seperti
  • Service level – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Privacy - Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Compliance - Anda juga harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati hati dalam hal penyimpanan data.
  • Data ownership – Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  • Data Mobility – Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?
 apakah kita siap untuk menggunakan dan mengaplikasikan komputasi awan ini?

sumber:
http://teknoinfo.web.id/teknologi-cloud-computing/
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan

Selasa, 18 Oktober 2011

Internet dan Pendidikan

Internet dan Pendidikan
seperti yang kita ketahui, internet adalah salah satu media yg sangat berkembang pesat pada zaman modern seperti saat ini. perkembangan internet sangat pesat dan sulit untuk kita bendung. banyak dampak yang ditimbulkan dari perkembangan internet yang sangat cepat ini.
Banyak sekali manfaat dari perkembangan internet ini dalam bidang pendidikan. Sebagai contoh: kita bisa lebih cepat mengetahui informasi dibidang pendidikan seperti info beasiswa, info online dari universitas yang mengadakan suatu lomba atau info lainnya; selain itu banyak perpustakaan online yang bisa kita kunjungi setiap saat melalui internet; dan banyak juga informasi mengenai pelajaran yang ingin kita ketahui. Iternet membuat perkembangan pengetahuan kita tidak mentok pada bukuyang kita punya atau pada bahan yang kita pelajari, kita bisa mendapatkan informasi pendidikan dari seluruh dunia.
tapi banyak kendala saat ini yang memperlampat perkembangan dunia pendidikan melalui internet. mari simak artikel berikut.

“Depkominfo tentu akan selalu mengingatkan kepada para BUMN/operator yang terkait dengan milik negara supaya tarif internet untuk pendidikan dapat potongan," kata Cahyana pada acara mengenai Data Pokok Pendidikan di Jakarta, Kamis, (14/2) malam.
           Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekjen Depdiknas Dodi Nandika, Ka.Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Depdiknas Gatot Hariprijanto, dan Kapus Data Depkominfo Ari Santoso.
           Mengenai tarif dan biaya semua internet di Indonesia itu sebenarnya biaya lokal, hanya memang kalau menggunakan domand dotcom, maka tarifnya jadi internasional. Juga mengenai pembangunan Palapa Ring dengan Hyber Optic yang akan menyambung ke seluruh kota/kabupaten, itu juga dalam rangka mengurnagi tariff-tarif yang terkait dengan akses internet.
           “Jadi pengurangan tarif bukan hanya sekedar menciptakankompetisi diantara para operator, tapi juga menggelar infrastruktur, agar supaya konten nasional bisa menjadi lebih berkembang," kata Cahyana.
           Untuk mencegah situs pornografi masuk ke internet bagi para siswa, itu bisa dicegah dengan menggunakan filter-filter. Filter itu bisa diinstall di berbagai laboratorium computer sekolah.
           Bila RUU Informasi dan Rahasia Elektronik itu sudah diundangkan dan mudah-mudahan pada bulan April 2008 sudah selesai, maka dalam UU tersebut ada larangan yang sangat keras tentang penyebarluasan informasi yang bersifat pornografi.
           Nantinya di warnet, laboratorium computer sekolah wajib dipasang filter-filter, supaya fungsinya adalah dinavigasi, begitu masuk ke Website tertentu maka dia akan dipandu ke website-website yang memang berisi tentang pengetahuan yang berguna, bukannya pengetahun tentang pornografi.
            Jadi peran Web Admin yang ada di setiap sekolah itu yang selalu waspada dengan website-website pornografi.jadi ini tidak bias mengarahkan kepada sistem, kemudian otomatis di navigasi ke jalan-jalan yang lurus itu ngga bias. “Jadi tetap harus ada upaya dan aturan, pendekatan-pendekatan persuatif," kata Cahyana.(T.Ad/toeb/b
Sumber : www.depkominfo.go.id


Saat membaca artikel ini saya merasakan akan ada perkembangan positif di dunia pendidikan kita saat ini' pengurangan tarif internet dan pengadaan internet memang menjadi cara ampuh untuk mengembangkan Internet untuk Pendidikan.
Hanya saja, Fakta mengatakan hal lain. Memang sudah ada pengadaan Internet ke sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan tetapi tidak sesuai dengan wacana yang mereka sampaikan. Bila pemerintah memang ingin generasi penerus berkembang, kenapa wacana positif seperti diatas dalam realisasi nya sangat berbeda? apa hanya akan menjadi sekedar wacana?
yang jelas untuk kita yang telah memiliki fasilitas internet yang memadai, mari sama-sama kita gunakan untuk hal positif, untuk pendidikan dan kemajuan kita bersama.